KEWIRAUSAHAAN (ENTERPREUNEUSHIP)

Latar Belakang

Kondisi “Ekonomi Riil” (baca: Ekonomi yang dirasakan langsung oleh rakyat) di negeri kita yang sampai dengan saat ini belum bergulir dengan baik, ditambah lagi akibat “Krisis Ekonomi Global” yang melanda dunia (dan sudah mulai dirasakan oleh dunia usaha kita), mengakibatkan 2 (dua) hal pokok yang menghantam langsung “dunia kerja”, yaitu:

Lapangan kerja semakin sulit dan sempit;
PHK insidentil maupun masal sudah mulai dilakukan oleh banyak perusahaan.

Sempit dan sulitnya mencari pekerjaan bagi “Angkatan kerja baru” dan “Korban PHK” yang semakin banyak (baik yang masih dalam usia produktif maupun pensiun dini serta yang memang sudah masa pensiun tiba), apabila tidak ada aktivitas atau saluran untuk mendapatkan penghasilan, maka akan menimbulkan “gejolak social” di masyarakat.

Mengandalkan adanya lapangan kerja yang disediakan oleh pemerintah atau dunia usaha untuk masa depan sekarang ini sampai satu dua tahun kedepan, masih belum dapat di harpkan (walaupun di beberapa surat kabar masih ada iklan lowongan kerja, tetapi persaingan pasti semakin ketat), sehingga langkah jitu yang dapat kita lakukan adalah “menciptakan lapangan kerja” dengan jalan berwira usaha.

Seminar dua hari tentang “Ke-wirausaha-an” atau lebih keren disebut “Enterpreuneurship” ini, diharapkan akan membuka cakrawala baru maupun wawasan dan memberikan gambaran bagaimana cara mengubah diri dari sebagai “Karyawan” menjadi sebagai “Usahawan”.

Dalam workshop (Lokakarya) ini, selain diberikan gambaran mengenai “tidak sulitnya” membuka usaha (beserta konsekwensi logis tentang “resiko” usaha), juga pada hari kedua, akan diberikan kesempatan untuk berdialog (konsultasi) “empat mata“ atau “berkelompok sesuai bidang dan minat yang sama/sejenis” antara peserta dengan Narasumber.

Outline

Hari Pertama:

Sesi 1: Membuka wawasan bagi peserta mengenai Wirausaha

Alasan-alasan kenapa harus ber-wirausaha,
Apa enaknya pensiun atau menjadi “pensiunan“?
Kendala dan masalah yang sering menghambat orang yang akan ber-wirausaha.

Sesi 2: Memasuki lebih dalam tentang keberhasilan para Wirausahawan dan rahasianya

Contoh beberapa Wirausahawan yang berhasil. Kenapa mereka bisa sukses?
Kelebihan yang dimiliki para Calon wirausahawan yang berpengalaman kerja
Jawaban atas pertanyaan: Mengapa harus menjadi Wirausaha?

Sesi 3: Mengubah “Mental Karyawan“ (atau “Pencari kerja“) menjadi “Wirausahawan“

Perbedaan yang menyolok antara “Wirausahawan vs Karyawan”
Bagaimana memberdayakan “Kekayaan” (berupa: skills, knowledge, pengalaman dan Assets) yang dimiliki
Bagaimana agar mempunyai keberanian untuk mencoba mulai “berusaha”

Sesi 4: Keputusan untuk menjadi “Wirausahawan”

Informasi tentang Pengelompokan Usaha yang akan dipilih
Hobby atau kesenangan yang bisa menjadi pilihan untuk di”usahakan”
Bagaimana cara menjadikan “usaha” dari “keahlian yang dimiliki”
Bagaimana kiat yang harus dilakukan apabila akan “Usaha“ tanpa harus “Buka usaha“
Memilih jenis usaha dengan berbagai macam Masalah dan Solusinya
Bagaimana Seni atau Trik (Rahasia) dalam memilih Partner bisnis.

Hari Kedua:

Konsultasi dan dialog secara langsung “Empat mata“ dan/atau “Kelompok minat yang sama“ dengan Narasumber.

Catatan:

Apabila dimungkinkan, akan dilakukan kunjungan kerja ke Wirausahawan yang sukses

Siapa yang seyogyanya ikut?

Para Lulusan Lembaga Pendidikan ketrampilan yang masih menganggur
Para Penganggur Intelek yaitu Lulusan Universitas (D-III atau S-1) yang belum dapat pekerjaan
Karyawan yang masih aktif dan produktif bekerja, tetapi berminat untuk Usaha sendiri
Karyawan yang sudah memiliki masa kerja lumayan, dan dapat mengambil kesempatan (atau diberi kesempatan) oleh perusahaannya untuk Pensiun dini.
Karyawan yang sudah masanya atau sebentar lagi tiba masa pensiun
Pensiunan atau Pengangguran yang ingin memulai dan berminat menjadi Wirausahawan.

Setelah mengikuti Lokakarya (Workshop) ini, peserta diharapkan:

Terbuka pikiran dan wawasannya untuk menjadi Wirausahawan
Mengetahui bagaimana merubah mental dari Karyawan menjadi Usahawan
Memiliki kemampuan manajemen yang lebih baik untuk mulai membuka usaha
Memahami bagaimana caranya memilih usaha yang tepat, sesuai minat dan modal yang dimiliki
Memiliki ketrampilan untuk memecahkan masalah dan mengambil keputusan dengan lebih baik.